Gerakan Hamas menyambut baik pengunduran diri Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Ehud Barak dari kancah politik. Mereka menilai, pengunduran diri tersebut menjadi bukti kegagalan Barak dalam mencapai target-target militer dan politiknya.
"Pengunduran diri ini menunjukkan kegagalan pemerintah Israel dalam mencapai tujuan selama operasi," ujar juru bicara pemerintah Hamas di Gaza, Fawzi Barhoum, seperti dilansir ynetnews.com, Selasa (27/11/2012).
Operasi yang dimaksud Barhoum adalah operasi yang dilancarkan Israel di wilayah Gaza. Lebih lanjut, Barhoum menyebut keputusan Barak ini justru menjadi kemenangan lainnya bagi Hamas dan juga warga Palestina.
"Ini kemenangan lain bagi perlawanan terhadap operasi militer dan semakin menunjukkan kepanikan dan krisis yang tengah dialami pemimpin Israel yang tengah menderita menyadari hasil operasi militer mereka," ucapnya.
Secara terpisah, kelompok militan Brigade Al-Quds dari Jihad Islamis yang aktif di Palestina, juga menyambut pengunduran diri Barak ini. Juru bicara Brigade Al-Quds, Abu Ahmad, menyebut pengunduran diri menjadi bukti bahwa Barak "mengakui kekalahan atas perlawanan dan serangan yang mengguncang Tel Aviv".
Di Iran, pengunduran diri Barak disebut-sebut sebagai kekalahan rezim Zionis dalam operasi yang mereka lancarkan di Gaza. Kantor berita Iran, Fars, menyebut Barak sebagai 'korban pertama' dari operasi militer Israel selama 8 hari di Gaza.
Pada Senin (26/11) lalu, Barak tiba-tiba mengumumkan rencananya mundur dari kancah politik. Politikus berumur 70 tahun itu juga menyatakan tak akan berpartisipasi dalam pemilihan parlemen Israel, Knesset tahun depan. Barak akan resmi mundur dari politik setelah pemerintahan baru Israel terbentuk menyusul pemilihan umum pada Januari 2013 mendatang.
"Saya akan menyelesaikan tugas-tugas saya sebagai Menteri Pertahanan dengan terbentuknya pemerintahan baru dalam tiga bulan," ujarnya dalam konferensi pers di Tel Aviv. Dikatakan Barak, dirinya ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarganya.
Senin, 26 November 2012
Keruntuhan Israel Hangat Dibicarakan
Perang Gaza yang baru berakhir menandakan keruntuhan Israel sangat mungkin dan lebih dekat dari bayangan sebelumnya. Inilah pembicaraan yang menghangat di kalangan warga Palestina, mengingat perlawanan Palestina ternyata mampu mengalahkan tentara paling kuat di dunia.
Maka tak heran perbincangan mengenai keruntuhan menjadi topic pembicaraan ditengah kemenangan kelompok perlawanan, walau para syuhada meninggal akibat agresi ini banyak berjatuhan.
Lebih dekat dari bayangan
Salah seorang anggota biro politik gerakan perlawanan Hamas, Ezat Rasyiq dalam pernyataan di jejaring facebook mengatakan, perang terakhir Israel di Gaza menandaskan bahwa keruntuhan Israel sangat mungkin terlaksana. Bahkan dari sejumlah isyarat menunjukan bahwa waktu takkan lama lagi. Secara ringkas ia mengatakan, “Perang Gaza membri sinyal padaku tentang kemungkinan runtuhnya Israel dan lebih dekat dari bayangan sebelumnya”.
Adapun pemimpin Al-Qossam, Muhammad Dhaif yang jarang sekali berbicara, meminta kepada ummat Islam untuk menumpahkan segala kemampuanya untuk menghabisi entitas Zionis karena perbekalan entitas ini sangat panjang, tiba saatnya membersihkan Masjid Al-Aqsha dari najisnya.
Maka tak heran perbincangan mengenai keruntuhan menjadi topic pembicaraan ditengah kemenangan kelompok perlawanan, walau para syuhada meninggal akibat agresi ini banyak berjatuhan.
Lebih dekat dari bayangan
Salah seorang anggota biro politik gerakan perlawanan Hamas, Ezat Rasyiq dalam pernyataan di jejaring facebook mengatakan, perang terakhir Israel di Gaza menandaskan bahwa keruntuhan Israel sangat mungkin terlaksana. Bahkan dari sejumlah isyarat menunjukan bahwa waktu takkan lama lagi. Secara ringkas ia mengatakan, “Perang Gaza membri sinyal padaku tentang kemungkinan runtuhnya Israel dan lebih dekat dari bayangan sebelumnya”.
Adapun pemimpin Al-Qossam, Muhammad Dhaif yang jarang sekali berbicara, meminta kepada ummat Islam untuk menumpahkan segala kemampuanya untuk menghabisi entitas Zionis karena perbekalan entitas ini sangat panjang, tiba saatnya membersihkan Masjid Al-Aqsha dari najisnya.
Minggu, 25 November 2012
SuperTrap Trans TV Edisi “Toilet Umum” Langgar Etika
SuperTrap yang ditayangkan di Trans TV edisi Ahad, 25 November 2012 menuai kontroversi. Pasalnya, dalam ta
yangan edisi “Toilet Umum” tersebut sejumlah orang dijebak menggunakan toilet umum.
Dengan konsep menjebak, mereka memasang jebakan pada toilet di mana kamera juga ikut dipasangkan di ruangan toilet tersebut. Kemudian dalam sekejap, toiletnya ke angkat ke udara menggunakan alat hidrolik hingga ditonton semua orang yang lewat di sekitar lokasi. Sementara kru TV terlihat cengengesan dan tertawa-tawa bahagia.
Orang-orang yang dijebak di toilet tersebut terlihat auratnya hingga berusaha menutupinya dan memakai pakaian yang ditanggalkannya.
Ramdhan, seorang pegiat sosial media mengatakan, “Rata-rata para korban malu di muka umum. mereka belum sempat menutup area pribadi mreka. Ini merupakan pelanggaran privasi yang keterlaluan. Dan sepantasnya pihak Trans TV perlu diberi kartu kuning!”
Dalam tayangan tersebut, area pribadi korban SuperTrap disensor, tapi sejumlah orang di sekitar lokasi terlanjur melihat auratnya.
Hal ini merupakan pelanggaran privasi dan sudah selayaknya para penonton yang menyaksikan langsung acara tersebut untuk melaporkan acara yang tidak sopan, tidak beretika, dan tidak mendidik tersebut ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Gedung Sekretariat Negara, Lantai VI di Jl.Gajah Mada No.8, Jakarta Pusat – 10120. Atau via SMS ke pengaduan KPI, Nomer: 0812 130 70000.
yangan edisi “Toilet Umum” tersebut sejumlah orang dijebak menggunakan toilet umum.
Dengan konsep menjebak, mereka memasang jebakan pada toilet di mana kamera juga ikut dipasangkan di ruangan toilet tersebut. Kemudian dalam sekejap, toiletnya ke angkat ke udara menggunakan alat hidrolik hingga ditonton semua orang yang lewat di sekitar lokasi. Sementara kru TV terlihat cengengesan dan tertawa-tawa bahagia.
Orang-orang yang dijebak di toilet tersebut terlihat auratnya hingga berusaha menutupinya dan memakai pakaian yang ditanggalkannya.
Ramdhan, seorang pegiat sosial media mengatakan, “Rata-rata para korban malu di muka umum. mereka belum sempat menutup area pribadi mreka. Ini merupakan pelanggaran privasi yang keterlaluan. Dan sepantasnya pihak Trans TV perlu diberi kartu kuning!”
Dalam tayangan tersebut, area pribadi korban SuperTrap disensor, tapi sejumlah orang di sekitar lokasi terlanjur melihat auratnya.
Hal ini merupakan pelanggaran privasi dan sudah selayaknya para penonton yang menyaksikan langsung acara tersebut untuk melaporkan acara yang tidak sopan, tidak beretika, dan tidak mendidik tersebut ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Gedung Sekretariat Negara, Lantai VI di Jl.Gajah Mada No.8, Jakarta Pusat – 10120. Atau via SMS ke pengaduan KPI, Nomer: 0812 130 70000.
'Dekrit Mursi' : Awal peperangan sesungguhnya antara Mursi vs kroni Mubarak
Presiden Mesir Muhammad Mursi sadar betul bahwa menjelang satu tahun kepemimpinannya, Mesir masih belum mempunyai format yang pas dalam hal perubahan dan perkembangannya. Tidak heran, ia baru saja mengeluarkan Keputusan Kepresidenan (Dekrit) yang poin-poinnya adalah;
1- Mengulangi Investigasi dan Pengadilan terhadap seluruh pihak yang telibat dalam tindak pembunuhan dan terorisme terhadap para demonstran Revolusi 25 Januari, baik elit politik atau badan eksekutif di masa kepemimpinan sebelumnya (Husni Mubarok).
Ini sebagaimana disepakati dalam undang-undang perlindungan revolusi dan undang-undang lainnya. (ini artinya; Mubarak dan antek-anteknya akan diadili kembali).
2- Pernyataan Konstitusi, Undang-undang, serta Keputusan Kepresidenan (Dekrit) yang dikeluarkan oleh Presiden mulai tanggal 30 Nopember 2012 hingga berlakunya konstitusi dan pemilihan parlemen baru, sifatnya valid dan tak bisa diganggu-gugat (maksudnya; semi-absolut).
3- Jaksa Agung diangkat oleh Presiden dengan masa jabatan 4 tahun dan usianya tidak kurang dari 40 tahun (karena jaksa agung sebelumnya adalah antek Mubarak, maka harus dilengserkan dan diganti yang pro-revolusi. ini berkaitan dg poin pertama)
Presiden Mursi lalu mengambil sumpah Talaat Ibrahim sebagai Jaksa Agung baru untuk menggantikan Abdel Maguid, Kamis malam (22/11).
4- Perumusan rancangan Undang-undang Konstitusi baru memiliki masa maksimal 6 bulan, yang terkandung dalam Pasal 60 tentang Deklarasi Konstitusi yang dikeluarkan pada 30 Maret 2011.
5- Tidak diperkenankan bagi pemegang kekuasaan Yudikatif untuk membubarkan MPR maupun Dewan Perumus Konstitusi (sebelumnya DPR pernah dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi, dan hingga detik ini, Mesir tanpa DPR)
6- Presiden diperkenankan untuk mengambil langkah-langkah tegas jika disinyalir ada pihak yang melakukan tindakan yang dapat mengancam revolusi 25 Januari, kehidupan warga, kesatuan negara, keselamatan negara, atau menghalangi lembaga negara dalam menjalankan fungsinya. (disebut dengan “undang-undang perlindungan revolusi” yang artinya, oposisi pro-rezim mubarak akan semakin terjepit.)
7- Dekrit ini dimuat dalam Koran Resmi (lembaran negara) dan mulai diberlakukan mulai tanggal 21/11/2012. [dedih mulyadi/islampos]
***
Dan seperti biasa, kalangan oposisi liberal yang disokong sisa-sisa rezim Mubarok menentang Dektrit Mursi ini. Mereka bahkan menuduh Mursi sudah jadi Firaun yang berkuasa mutlak.
APA SESUNGGUHNYA YANG TERJADI?
Berikut analisa Rois Rahma Fathoni Mahasiswa S2 Al Azhar university Cairo yang dia sampaikan via akun twitternya @kaisar_el_rema dan tulisan beliau di blognya untuk melengkapi. Selamat menyimak...
Bismillah. Mursi akan sampaikan pidato sebentar lagi. (Pidato di hadapan ribuan demonstran yang mendukung 'Dekrit Mursi' -ed). Berikut isi pidato Mursi....
Saya bersama siapapun, baik yg mendukung saya maupun oposisi. Saya tidak akan memusuhi siapa pun.
Semua ini agar terciptanya demokrasi dan kebebasan.
Wahai rakyat Mesir sekalian, saya tidak pernah khawatir dengan adanya opisisi. Justeru saya mendambakan oposisi berkwalitas.
Saya menjaga hak-hak oposisi dan memberikan kebebasan.
Ini negara kita. Tanah air kita semuanya.
Ada sekelompok kecil golongan yang ingin menjegal revolusi. Kita akan terus berjalan.
Tidak perlu mengkhawatirkan cita-cita revolusi. Kewajiban saya untuk membuatnya nyata.
Keputusan yang saya ambil untuk menjaga negara dan semua rakyat derajatnya sama di Mesir.
Yang ingin mengkritik silahkan bicara langsung. Terus terang. Bebas. Tapi jangan menghambat produktivitas negara.
Uang kotor yang didapat dari kroni rezim Mubarak berusaha merusak kantor lembaga negara. Saya tidak akan lepaskan.
Saya akan buka semua topeng.
Saya tidak akan mendzalimi seseorang, partai, lelaki atau perempaun demi keuntungan pribadi. Itu perkara remeh temeh.
Saya tidak suka mengeluarkan keputusan darurat (dekrit) namun jika negara terancam saya tidak akan ragu2.
Mesir sedang menuju kebangkitan. Kita akan memiliki DPR, MPR, Yudikatif dan UU(D).
Yakinlah, kita akan semakin baik di masa mendatang.
Adapun terkait korban kereta api, kita semua merasakan kepedihan dan negara telah membantu. (beberapa hari lalu terjadi musibah kereta api yang menimbulkan banyak korban jiwa, menteri perhubungan langsung mundur meletakan jabatan menteri -ed).
Semua pahlawan revolusi 25 Januari yang telah gugur, mereka semua tidak akan sia-sia. Kita akan qishash! (akan menghukum siapapun yang bertanggung jawab -ed)
Setelah referendum UUD kita akan langsung gelar pemilu. (sebelumnya DPR hasil pemilu yg dimenangkan kubu islamis dibubarkan oleh peradilan, ini kerjaan liberal dan antek Mubarak -ed)
Pada setiap keputusan yang dikeluarkan pasti ada pendukung dan penentang. Tapi saya tidak akan mendzalimi siapapun.
Wahai rakyat Mesir, hatiku bersama Anda sekalian. Cinta saya tumpah untuk Anda semua.
(Mursi ini selalunya bikin kerjaan paspampres. Kalau pidato jalan-jalan. Maunya menyapa semua yg hadir.)
Oke. Sekarang hastag #Mesir ya. Kita mau share sedikit akar masalahnya.
Sebagian kaum oposisi Mesir sudah bergabung dengan kroni Mubarak. Mereka akan menolak apapun keputusan Mursi.
Misalkan, ketika keputusan pertama kali akan mencopot Jaksa Agung, kaum opisisi dan entek Mubarak ramai-ramai menolak keputusan.
Padahal salah satu tuntutan saat revolusioner 25 Januari berlangsung jelas: menumbangkan Mubarak dan mencopot Jaksa Agung.
Kenapa Jaksa Agung diseret? Sebab dia ini orangnya Mubarak dan membekukan semua aduan kasus kroni rezim. Dia juga yang menyembunyikan data.
Banyak pejabat rezim Mubarak yang dibebaskan sebab bukti-bukti kejahatan tidak dikeluarkan sama Jaksa Agung.
Usut punya usut mengapa oposisi menentang pencopotan Jaksa Agung, sebab ternyata pemimpin mereka terjerat kasus korupsi.
Kalau Jaksa Agung ini diganti, kebobrokan mereka juga diangkat ke publik. Salah satu yg sudah jelas adalah Badawi, ketua partai Wafd. (Partai Wafd salahsatu yang langsung menolak Dekrit Mursi -ed)
Selanjutnya Mesir akan menggelar referendum UU(D). Sayangnya, selalunya kaum oposisi membuat kegaduhan.
Dewan konstituante, lembaga berfungsi menelurkan UU sebelum direferendum dibubarkan oleh pengadilan atas aduan opisisi.
Banyak perdebatan yang tidak sehat soal Dewan Konstituante ini. Tujuannya menyeret negara agar selalu dalam gelombang.
Setelah dibubarkan, Dewan Konstituante yg baru dibentuk. Anggotanya dari berbagai elemen. Point panas ada pada 'sumber undang2' dan 'wanita'.
Ini juga berdarah-darah. Berkali-kali Dewan Konstituante jilid 2 dimasukkan pengadilan untuk dibubarkan. Tetapi selalunya gagal.
Maka di last minute, setelah draft selesai 90% lebih, kaum oposisi dipimpin Amr Musa walk out. Konstelasi politik menjadi panas.
Siapakah Amr Musa? Dia kroni Mubarak. Pernah menjabat Menlu. Dikirim Mubarak menjadi Sekjend Liga Arab dan calon presiden tersingkir (pada pilpres yg dimenangkan Mursi -ed).
Masih ingatkah kita dengan Thanthawi cs yang dipecat Mursi sebab usaha kudeta? Nah, sekarang ini dia mulai bergerak.
Mendagri & Menhan dalam acara yg dihadiri perwira mengatakan : Ada upaya adu domba membenturkan kekuatan militer. Tidak akan berhasil!
Beberapa hari kemarin, pemimpin oposisi menyerukan demonstrasi memperingati jatuhnya korban demonstrasi di jl Muhammad Mahmud.
Demonstran yang berjatuhan ini terjadi paska Mubarak tumbang dan negara di tangan Thanthawi Cs.
Ratusan orang memenuhi pangilan demonstrasi yang diserukan oposisi. Anehnya, tidak satupun pemimpin oposisi ini turun ke jalan.
Sebelumnya negara telah mecium demonstrasi ini bertujuan merusak kantor polisi dan lembaga keamanan lainnya.
Benar saja, ratusan orang ini membikin keributan. Menyerang kantor polisi dengan batu dan molotov.
Bentrok ini terjadi ketika Mesir menjadi mediasi gencatan senjata antara Israel – Gaza.
Pemimpin-pemimpin oposisi tidak bergerak sedikitpun. Seolah membiarkan agar kerusuhan berkecamuk semakin besar.
Sebagian kabar mengatakan, demonstrasi dimanfaatkan antek-antek Mubarak. Mereka yang mengerahkan massa menyerang kantor polisi.
Ketika surat aduan dilayangkan kepada Jaksa Agung (lama) untuk menangkap aktor intlektual, dia hanya menangkap seorang pemuda biasa.
Jaksa Agung berusaha agar masalah tidak tuntas ke pucuknya.
Selanjutnya, Mufti Libanon dalam khutbah Jum'atnya hari ini (23/11) mengatakan ada suplai dana dalam jumlah besar untuk menumbangkan Mursi.
Sebetulnya hal ini sudah lama diungkap oleh penulis besar Mesir Fahmi Huwaidy: 'Ada perkumpulan dengan dana dari luar untuk menghadang IM'.
Jadi kondisi inilah yang melandasi Mursi mengeluarkan dekrit tegasnya.
Dalam dekrit Mursi katakan : MPR dan Dewan Konstituante tidak bisa dibubarkan. Sebab ada usaha mengarah ke sana.
Validitas data yang dipegang Mursi inilah yang membuatnya mengeluarkan keputusan, bukan mengusir riak-riak tapi mencabut akar.
Dimana akarnya? Jaksa Agung dan kroni Mubarak. Sebab itu, Abdul Majid dicopot dan pejabat politis maupun eksekutif Mubarak akan diadili.
Mursi juga menegaskan, dekrit ini tidak bisa diganggu gugat. Mengapa?
Sebab banyak politisi yang akan menciptakan suasana panas. Membawa dekrit ke pengadilan dengan tuduhan inkonstitusional.
Meskipun kemungkinan besar usaha politisi ini gagal, tapi membawa permasalahan dekrit pada perdebatan tidak sehat akan memakan banyak tenaga.
Inilah awal peperangan sesungguhnya antara Mursi vs kroni Mubarak. Ke depan suasana Mesir sangat patut untuk dipantau.
(Mayoritas rakyat Mesir mendukung Dekrit Mursi) Hasil polling dukungan keputusan Mursi : Aljazeera 91%, Rashad 84%, Kulluna Khalid Said 74%, Khabar 86%, Shorouk 64%, Youm Sabi 51% ...
Orang2 hukum menyatakan 'Dekrit Mursi'100% konstitusional. selepas DPR dibubarkan, legislasi di tangan eksekutif (Presiden).
Kalau kita bedah kerangka kekuasaan Mubarak, satu-satunya yang tersisa hanya pada Yudikatif. Sebab itu mereka pertahankan meski berdarah2.
Partai Nasional Demokrasi-nya Mubarak sudah dibubarkan. Kantor pusatnya di Tahrir dibakar. Anak buahnya mendirikan partai baru, tidak laku.
Jadi DPR, yang dulu orang-orang Mubarak mengisi kursi hingga 90%, setelah revolusi diisi wajah-wajah baru revolusioner.
Kekuasaan 30 tahun diback up militer sekarang runtuh. Mursi berhasil mengembalikan kekuasaan pada rakyat dan menarik militer ke barak
Maka tidak ada lagi sekarang kekuasaan militer yang memegang eksekutif. Mesir negara civil society.
Usaha fight back rezim Mubarak lewat militer sudah ditutup setelah dipecatnya Thanthawi Cs. Menhan baru di depan kumpulan perwira katakan ..
" . .Tugas kita memberikan keamanan bukan menaruh ketakutan. Ini tugas mulai." Menhan menukil surat Quraisy : Wa aamanahum min khauf..
Maka, satu-satunya yang tersisa hanyalah Yudikatif termasuk Jaksa Agung. Ini border terakhir agar bisnis dan kehormatan mereka tidak jatuh.
Seperti kata Menteri Pengadilan El-Mekky, Antek Mubarak akan gunakan dua senjata : Pertama Yudikatif dan selanjutnya senjata betulan.
Apa yang dikatakan El-Makky menjadi kenyataan. Setelah Jaksa Agung dicopot, kroni Mubarak membikin kekacauan. Ini sudah diprediksi.
Kantor FJP DI ALEKSANDERIA dibakar. Bukan revolusioner pelakunya sebab mereka jga melempari masjid dan orang shalat.
Sempat ada usaha perusakan kantor IM & FJP secara serentak. Tapi digagalkan masyarakat. Semisal di Bukhairah penduduk tangkap pelaku.
Bagi saya gerakan serentak ini yang perlu dicermati. Siapa dan mengapa? Revolusioner sejati tidak pernah berpikir anarkis.
Contoh perkumpulan Pemuda 6 April dalam statement yang dikeluarkan menyatakan : demonstrasi sah, tapi perusakan kami menentang.
24 Agustus silam, sempat ada usaha antek Mubarak merusak kantor-kantor IM. Tapi gagal.
Masih ingat Ahmad Syafik? Perdana Menteri Mubarak paling bertanggung jawab atas jatuhnya korban revolusi dan capres tersingkir?
Semalam dari Teluk Ahmad Syafik ikut bicara. Hmm, strateginya begitu ya. Di dalam negeri piont-piontnya dikerahkan. Big bos memantau dari luar.
1- Mengulangi Investigasi dan Pengadilan terhadap seluruh pihak yang telibat dalam tindak pembunuhan dan terorisme terhadap para demonstran Revolusi 25 Januari, baik elit politik atau badan eksekutif di masa kepemimpinan sebelumnya (Husni Mubarok).
Ini sebagaimana disepakati dalam undang-undang perlindungan revolusi dan undang-undang lainnya. (ini artinya; Mubarak dan antek-anteknya akan diadili kembali).
2- Pernyataan Konstitusi, Undang-undang, serta Keputusan Kepresidenan (Dekrit) yang dikeluarkan oleh Presiden mulai tanggal 30 Nopember 2012 hingga berlakunya konstitusi dan pemilihan parlemen baru, sifatnya valid dan tak bisa diganggu-gugat (maksudnya; semi-absolut).
3- Jaksa Agung diangkat oleh Presiden dengan masa jabatan 4 tahun dan usianya tidak kurang dari 40 tahun (karena jaksa agung sebelumnya adalah antek Mubarak, maka harus dilengserkan dan diganti yang pro-revolusi. ini berkaitan dg poin pertama)
Presiden Mursi lalu mengambil sumpah Talaat Ibrahim sebagai Jaksa Agung baru untuk menggantikan Abdel Maguid, Kamis malam (22/11).
4- Perumusan rancangan Undang-undang Konstitusi baru memiliki masa maksimal 6 bulan, yang terkandung dalam Pasal 60 tentang Deklarasi Konstitusi yang dikeluarkan pada 30 Maret 2011.
5- Tidak diperkenankan bagi pemegang kekuasaan Yudikatif untuk membubarkan MPR maupun Dewan Perumus Konstitusi (sebelumnya DPR pernah dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi, dan hingga detik ini, Mesir tanpa DPR)
6- Presiden diperkenankan untuk mengambil langkah-langkah tegas jika disinyalir ada pihak yang melakukan tindakan yang dapat mengancam revolusi 25 Januari, kehidupan warga, kesatuan negara, keselamatan negara, atau menghalangi lembaga negara dalam menjalankan fungsinya. (disebut dengan “undang-undang perlindungan revolusi” yang artinya, oposisi pro-rezim mubarak akan semakin terjepit.)
7- Dekrit ini dimuat dalam Koran Resmi (lembaran negara) dan mulai diberlakukan mulai tanggal 21/11/2012. [dedih mulyadi/islampos]
***
Dan seperti biasa, kalangan oposisi liberal yang disokong sisa-sisa rezim Mubarok menentang Dektrit Mursi ini. Mereka bahkan menuduh Mursi sudah jadi Firaun yang berkuasa mutlak.
APA SESUNGGUHNYA YANG TERJADI?
Berikut analisa Rois Rahma Fathoni Mahasiswa S2 Al Azhar university Cairo yang dia sampaikan via akun twitternya @kaisar_el_rema dan tulisan beliau di blognya untuk melengkapi. Selamat menyimak...
Bismillah. Mursi akan sampaikan pidato sebentar lagi. (Pidato di hadapan ribuan demonstran yang mendukung 'Dekrit Mursi' -ed). Berikut isi pidato Mursi....
Saya bersama siapapun, baik yg mendukung saya maupun oposisi. Saya tidak akan memusuhi siapa pun.
Semua ini agar terciptanya demokrasi dan kebebasan.
Wahai rakyat Mesir sekalian, saya tidak pernah khawatir dengan adanya opisisi. Justeru saya mendambakan oposisi berkwalitas.
Saya menjaga hak-hak oposisi dan memberikan kebebasan.
Ini negara kita. Tanah air kita semuanya.
Ada sekelompok kecil golongan yang ingin menjegal revolusi. Kita akan terus berjalan.
Tidak perlu mengkhawatirkan cita-cita revolusi. Kewajiban saya untuk membuatnya nyata.
Keputusan yang saya ambil untuk menjaga negara dan semua rakyat derajatnya sama di Mesir.
Yang ingin mengkritik silahkan bicara langsung. Terus terang. Bebas. Tapi jangan menghambat produktivitas negara.
Uang kotor yang didapat dari kroni rezim Mubarak berusaha merusak kantor lembaga negara. Saya tidak akan lepaskan.
Saya akan buka semua topeng.
Saya tidak akan mendzalimi seseorang, partai, lelaki atau perempaun demi keuntungan pribadi. Itu perkara remeh temeh.
Saya tidak suka mengeluarkan keputusan darurat (dekrit) namun jika negara terancam saya tidak akan ragu2.
Mesir sedang menuju kebangkitan. Kita akan memiliki DPR, MPR, Yudikatif dan UU(D).
Yakinlah, kita akan semakin baik di masa mendatang.
Adapun terkait korban kereta api, kita semua merasakan kepedihan dan negara telah membantu. (beberapa hari lalu terjadi musibah kereta api yang menimbulkan banyak korban jiwa, menteri perhubungan langsung mundur meletakan jabatan menteri -ed).
Semua pahlawan revolusi 25 Januari yang telah gugur, mereka semua tidak akan sia-sia. Kita akan qishash! (akan menghukum siapapun yang bertanggung jawab -ed)
Setelah referendum UUD kita akan langsung gelar pemilu. (sebelumnya DPR hasil pemilu yg dimenangkan kubu islamis dibubarkan oleh peradilan, ini kerjaan liberal dan antek Mubarak -ed)
Pada setiap keputusan yang dikeluarkan pasti ada pendukung dan penentang. Tapi saya tidak akan mendzalimi siapapun.
Wahai rakyat Mesir, hatiku bersama Anda sekalian. Cinta saya tumpah untuk Anda semua.
(Mursi ini selalunya bikin kerjaan paspampres. Kalau pidato jalan-jalan. Maunya menyapa semua yg hadir.)
Oke. Sekarang hastag #Mesir ya. Kita mau share sedikit akar masalahnya.
Sebagian kaum oposisi Mesir sudah bergabung dengan kroni Mubarak. Mereka akan menolak apapun keputusan Mursi.
Misalkan, ketika keputusan pertama kali akan mencopot Jaksa Agung, kaum opisisi dan entek Mubarak ramai-ramai menolak keputusan.
Padahal salah satu tuntutan saat revolusioner 25 Januari berlangsung jelas: menumbangkan Mubarak dan mencopot Jaksa Agung.
Kenapa Jaksa Agung diseret? Sebab dia ini orangnya Mubarak dan membekukan semua aduan kasus kroni rezim. Dia juga yang menyembunyikan data.
Banyak pejabat rezim Mubarak yang dibebaskan sebab bukti-bukti kejahatan tidak dikeluarkan sama Jaksa Agung.
Usut punya usut mengapa oposisi menentang pencopotan Jaksa Agung, sebab ternyata pemimpin mereka terjerat kasus korupsi.
Kalau Jaksa Agung ini diganti, kebobrokan mereka juga diangkat ke publik. Salah satu yg sudah jelas adalah Badawi, ketua partai Wafd. (Partai Wafd salahsatu yang langsung menolak Dekrit Mursi -ed)
Selanjutnya Mesir akan menggelar referendum UU(D). Sayangnya, selalunya kaum oposisi membuat kegaduhan.
Dewan konstituante, lembaga berfungsi menelurkan UU sebelum direferendum dibubarkan oleh pengadilan atas aduan opisisi.
Banyak perdebatan yang tidak sehat soal Dewan Konstituante ini. Tujuannya menyeret negara agar selalu dalam gelombang.
Setelah dibubarkan, Dewan Konstituante yg baru dibentuk. Anggotanya dari berbagai elemen. Point panas ada pada 'sumber undang2' dan 'wanita'.
Ini juga berdarah-darah. Berkali-kali Dewan Konstituante jilid 2 dimasukkan pengadilan untuk dibubarkan. Tetapi selalunya gagal.
Maka di last minute, setelah draft selesai 90% lebih, kaum oposisi dipimpin Amr Musa walk out. Konstelasi politik menjadi panas.
Siapakah Amr Musa? Dia kroni Mubarak. Pernah menjabat Menlu. Dikirim Mubarak menjadi Sekjend Liga Arab dan calon presiden tersingkir (pada pilpres yg dimenangkan Mursi -ed).
Masih ingatkah kita dengan Thanthawi cs yang dipecat Mursi sebab usaha kudeta? Nah, sekarang ini dia mulai bergerak.
Mendagri & Menhan dalam acara yg dihadiri perwira mengatakan : Ada upaya adu domba membenturkan kekuatan militer. Tidak akan berhasil!
Beberapa hari kemarin, pemimpin oposisi menyerukan demonstrasi memperingati jatuhnya korban demonstrasi di jl Muhammad Mahmud.
Demonstran yang berjatuhan ini terjadi paska Mubarak tumbang dan negara di tangan Thanthawi Cs.
Ratusan orang memenuhi pangilan demonstrasi yang diserukan oposisi. Anehnya, tidak satupun pemimpin oposisi ini turun ke jalan.
Sebelumnya negara telah mecium demonstrasi ini bertujuan merusak kantor polisi dan lembaga keamanan lainnya.
Benar saja, ratusan orang ini membikin keributan. Menyerang kantor polisi dengan batu dan molotov.
Bentrok ini terjadi ketika Mesir menjadi mediasi gencatan senjata antara Israel – Gaza.
Pemimpin-pemimpin oposisi tidak bergerak sedikitpun. Seolah membiarkan agar kerusuhan berkecamuk semakin besar.
Sebagian kabar mengatakan, demonstrasi dimanfaatkan antek-antek Mubarak. Mereka yang mengerahkan massa menyerang kantor polisi.
Ketika surat aduan dilayangkan kepada Jaksa Agung (lama) untuk menangkap aktor intlektual, dia hanya menangkap seorang pemuda biasa.
Jaksa Agung berusaha agar masalah tidak tuntas ke pucuknya.
Selanjutnya, Mufti Libanon dalam khutbah Jum'atnya hari ini (23/11) mengatakan ada suplai dana dalam jumlah besar untuk menumbangkan Mursi.
Sebetulnya hal ini sudah lama diungkap oleh penulis besar Mesir Fahmi Huwaidy: 'Ada perkumpulan dengan dana dari luar untuk menghadang IM'.
Jadi kondisi inilah yang melandasi Mursi mengeluarkan dekrit tegasnya.
Dalam dekrit Mursi katakan : MPR dan Dewan Konstituante tidak bisa dibubarkan. Sebab ada usaha mengarah ke sana.
Validitas data yang dipegang Mursi inilah yang membuatnya mengeluarkan keputusan, bukan mengusir riak-riak tapi mencabut akar.
Dimana akarnya? Jaksa Agung dan kroni Mubarak. Sebab itu, Abdul Majid dicopot dan pejabat politis maupun eksekutif Mubarak akan diadili.
Mursi juga menegaskan, dekrit ini tidak bisa diganggu gugat. Mengapa?
Sebab banyak politisi yang akan menciptakan suasana panas. Membawa dekrit ke pengadilan dengan tuduhan inkonstitusional.
Meskipun kemungkinan besar usaha politisi ini gagal, tapi membawa permasalahan dekrit pada perdebatan tidak sehat akan memakan banyak tenaga.
Inilah awal peperangan sesungguhnya antara Mursi vs kroni Mubarak. Ke depan suasana Mesir sangat patut untuk dipantau.
(Mayoritas rakyat Mesir mendukung Dekrit Mursi) Hasil polling dukungan keputusan Mursi : Aljazeera 91%, Rashad 84%, Kulluna Khalid Said 74%, Khabar 86%, Shorouk 64%, Youm Sabi 51% ...
Orang2 hukum menyatakan 'Dekrit Mursi'100% konstitusional. selepas DPR dibubarkan, legislasi di tangan eksekutif (Presiden).
Kalau kita bedah kerangka kekuasaan Mubarak, satu-satunya yang tersisa hanya pada Yudikatif. Sebab itu mereka pertahankan meski berdarah2.
Partai Nasional Demokrasi-nya Mubarak sudah dibubarkan. Kantor pusatnya di Tahrir dibakar. Anak buahnya mendirikan partai baru, tidak laku.
Jadi DPR, yang dulu orang-orang Mubarak mengisi kursi hingga 90%, setelah revolusi diisi wajah-wajah baru revolusioner.
Kekuasaan 30 tahun diback up militer sekarang runtuh. Mursi berhasil mengembalikan kekuasaan pada rakyat dan menarik militer ke barak
Maka tidak ada lagi sekarang kekuasaan militer yang memegang eksekutif. Mesir negara civil society.
Usaha fight back rezim Mubarak lewat militer sudah ditutup setelah dipecatnya Thanthawi Cs. Menhan baru di depan kumpulan perwira katakan ..
" . .Tugas kita memberikan keamanan bukan menaruh ketakutan. Ini tugas mulai." Menhan menukil surat Quraisy : Wa aamanahum min khauf..
Maka, satu-satunya yang tersisa hanyalah Yudikatif termasuk Jaksa Agung. Ini border terakhir agar bisnis dan kehormatan mereka tidak jatuh.
Seperti kata Menteri Pengadilan El-Mekky, Antek Mubarak akan gunakan dua senjata : Pertama Yudikatif dan selanjutnya senjata betulan.
Apa yang dikatakan El-Makky menjadi kenyataan. Setelah Jaksa Agung dicopot, kroni Mubarak membikin kekacauan. Ini sudah diprediksi.
Kantor FJP DI ALEKSANDERIA dibakar. Bukan revolusioner pelakunya sebab mereka jga melempari masjid dan orang shalat.
Sempat ada usaha perusakan kantor IM & FJP secara serentak. Tapi digagalkan masyarakat. Semisal di Bukhairah penduduk tangkap pelaku.
Bagi saya gerakan serentak ini yang perlu dicermati. Siapa dan mengapa? Revolusioner sejati tidak pernah berpikir anarkis.
Contoh perkumpulan Pemuda 6 April dalam statement yang dikeluarkan menyatakan : demonstrasi sah, tapi perusakan kami menentang.
24 Agustus silam, sempat ada usaha antek Mubarak merusak kantor-kantor IM. Tapi gagal.
Masih ingat Ahmad Syafik? Perdana Menteri Mubarak paling bertanggung jawab atas jatuhnya korban revolusi dan capres tersingkir?
Semalam dari Teluk Ahmad Syafik ikut bicara. Hmm, strateginya begitu ya. Di dalam negeri piont-piontnya dikerahkan. Big bos memantau dari luar.
Kisah Nyata “Mukjizat Cinta Seorang Istri
Di Madinah ada seorang wanita cantik shalihah lagi bertakwa. Bila malam mulai merayap menuju tengahnya, ia senantiasa bangkit dari tidurnya untuk shalat malam dan bermunajat kepada Allah. Tidak peduli waktu itu musim panas ataupun musim dingin, karena disitulah letak kebahagiaan dan ketentramannya. Yakni pada saat dia khusyu’ berdoa, merendah diri kepada sang Pencipta, dan berpasrah akan hidup dan matinya hanya kepada-Nya. Dia juga amat rajin berpuasa, meski sedang bepergian. Wajahnya yang cantik makin bersinar oleh cahaya iman dan ketulusan hatinya.
Suatu hari datanglah seorang lelaki untuk meminangnya, konon ia termasuk lelaki yang taat dalam beribadah. Setelah shalat istiharah akhirnya ia menerima pinangan tersebut. Sebagaimana adat
kebiasaan setempat, upacara pernikahan dimulai pukul dua belas malam hingga adzan subuh. Namun wanita itu justru meminta selesai akad nikah jam dua belas tepat, ia harus berada di rumah suaminya. Hanya ibunya yang mengetahui rahasia itu. Semua orang ta’jub. Pihak keluarganya sendiri berusaha membujuk wanita itu agar merubah pendiriannya, namun wanita itu tetap pada keinginannya, bahkan ia bersikeras akan membatalkan pernikahan tersebut jika persyaratannya ditolak. Akhirnya walau dengan bersungut pihak keluarga pria menyetujui permintaan sang gadis.
Waktu terus berlalu, tibalah saat yang dinantikan oleh kedua mempelai. Saat yang penuh arti dan mendebarkan bagi siapapun yang akan memulai hidup baru. Saat itu pukul sembilan malam. Doa ‘Barakallahu laka wa baaraka alaika wa jama’a bainakuma fii khairin’ mengalir dari para undangan buat sepasang pengantin baru. Pengantin wanita terlihat begitu cantik. Saat sang suami menemui terpancarlah cahaya dan sinar wudhu dari wajahnya. Duhai wanita yang lebih cantik dari rembulan, sungguh beruntung wahai engkau lelaki, mendapatkan seorang istri yang demikian suci, beriman dan shalihah.
Jam mulai mendekati angka dua belas, sesuai perjanjian saat sang suami akan membawa istri ke rumahnya. Sang suami memegang tangan istrinya sambil berkendara, diiringi ragam perasaan yang bercampur baur menuju rumah baru harapan mereka. Terutama harapan sang istri untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah.
Setibanya disana, sang istri meminta ijin suaminya untuk memasuki kamar mereka. Kamar yang ia rindukan untuk membangung mimpi-mimpinya. Dimana di kamar itu ibadah akan ditegakkan dan menjadi tempat dimana ia dan suaminya melaksanakan shalat dan ibadah secara bersama-sama. Pandangannya menyisir seluruh ruangan. Tersenyum diiringi pandangan sang suami mengawasi dirinya.
Senyumnya seketika memudar, hatinya begitu tercekat, bola matanya yang bening tertumbuk pada sebatang mandolin yang tergeletak di sudut kamar. Wanita itu nyaris tak percaya. Ini nyatakah atau hanya fatamorgana? Ya Allah, itu nyanyian? Oh bukan, itu adalah alat musik. Pikirannya tiba-tiba menjadi kacau. Bagaimanakah sesungguhnya kebenaran ucapan orang tentang lelaki yang kini telah menjadi suaminya. Oh…segala angan-angannya menjadi hampa, sungguh ia amat terluka. Hampir saja air matanya tumpah. Ia berulang kali mengucap istighfar, Alhamdulillah ‘ala kulli halin. “Ya bagaimanapun yang dihadapi alhamdulillah. Hanya Allah yang Maha Mengetahui segala kegaiban.”
Ia menatap suaminya dengan wajah merah karena rasa malu dan sedih, serta setumpuk rasa kekhawatiran menyelubung. “Ya Allah, aku harus kuat dan tabah, sikap baik kepada suami adalah jalan hidupku.” Kata wanita itu lirih di lubuk hatinya. Wanita itu berharap, Allah akan memberikan hidayah kepada suaminya melalui tangannya.
Mereka mulai terlibat perbincangan, meski masih dibaluti rasa enggan, malu bercampur bahagia. Waktu terus berlalu hingga malam hampir habis. Sang suami bak tersihir oleh pesona kecantikan sang istri. Ia bergumam dalam hati, “Saat ia sudah berganti pakaian, sungguh kecantikannya semakin berkilau. Tak pernah kubayangkan ada wanita secantik ini di dunia ini.” Saat tiba sepertiga malam terakhir, Allah ta’ala mengirimkan rasa kantuk pada suaminya. Dia tak mampu lagi bertahan, akhirnya ia pun tertidur lelap. Hembusan nafasnya begitu teratur. Sang istri segera menyelimutinya dengan selimut tebal, lalu mengecup keningnya dengan lembut. Setelah itu ia segera terdorong rasa rindu kepada mushalla-nya dan bergegas menuju tempat ibadahnya dengan hati melayang.
Sang suami menuturkan, “Entah kenapa aku begitu mengantuk, padahal sebelumnya aku betul-betul ingin begadang. Belum pernah aku tertidur sepulas ini. Sampai akhirnya aku mendapati istriku tidak lagi disampingku. Aku bangkit dengan mata masih mengantuk untuk mencari istriku. Mungkin ia malu sehingga memilih tidur di kamar lain. Aku segera membuka pintu kamar sebelah. Gelap, sepi tak ada suara sama sekali. Aku berjalan perlahan khawatir membangunkannya. Kulihat wajah bersinar di tengah kegelapan, keindahan yang ajaib dan menggetarkan jiwaku. Bukan keindahan fisik, karena ia tengah berada di peraduan ibadahnya. Ya Allah, sungguh ia tidak meninggalkan shalat malamnya termasuk di malam pengantin. Kupertajam penglihatanku. Ia rukuk, sujud dan membaca ayat-ayat panjang. Ia rukuk dan sujud lama sekali. Ia berdiri di hadapan Rabbnya dengan kedua tangan terangkat. Sungguh pemandangan terindah yang pernah kusaksikan. Ia amat cantik dalam kekhusyu’annya, lebih cantik dari saat memakai pakaian pengantin dan pakaian tidurnya. Sungguh kini aku betul-betul mencintainya, dengan seluruh jiwa ragaku.”
Seusai shalat ia memandang ke arah suaminya. Tangannya dengan lembut memegang tangan suaminya dan membelai rambutnya. Masya Allah, subhanallah, sungguh luar biasa wanita ini. Kecintaannya pada sang suami, tak menghilangkan kecintaannya kepada kekasih pertamanya, yakni ibadah. Ya, ibadah kepada Allah, Rabb yang menjadi kekasihnya. Hingga bulan kedepan wanita itu terus melakukan kebiasaannya, sementara sang suami menghabiskan malam-malamnya dengan begadang, memainkan alat-alat musik yang tak ubahnya begadang dan bersenang-senang. Ia membuka pintu dengan perlahan dan mendengar bacaan Al-Qur’an yang demikian syahdu menggugah hati. Dengan perlahan dan hati-hati ia memasuki kamar sebelah. Gelap dan sunyi, ia pertajam penglihatannya dan melihat istrinya tengah berdoa. Ia mendekatinya dengan lembut tapi cepat. Angin sepoi-sepoi membelai wajah sang istri. Ya Allah, perasaan laki-laki itu bagai terguyur. Apalagi saat mendengar istrinya berdoa sambil menangis. Curahan air matanya bagaikan butiran mutiara yang menghiasi wajah cantiknya.
Tubuh lelaki itu bergetar hebat, kemana selama ini ia pergi, meninggalkan istri yang penuh cinta kasih? Sungguh jauh berbeda dengan istrinya, antara jiwa yang bergelimang dosa dengan jiwa gemerlap di taman kenikmatan, di hadapan Rabbnya.
Lelaki itu menangis, air matanya tak mampu tertahan. Sesaat kemudian adzan subuh. Lelaki itu memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini, ia lantas menunaikan shalat subuh dengan kehusyuan yang belum pernah dilakukan seumur hidupnya.
Inilah buah dari doa wanita shalihah yang selalu memohonkan kebaikan untuk sang suami, sang pendamping hidup.
Beberapa tahun kemudian, segala wujud pertobatan lelaki itu mengalir dalam bentuk ceramah, khutbah, dan nasihat yang tersampaikan oleh lisannya. Ya lelaki itu kini telah menjadi da’i besar di kota Madinah. Memang benar, wanita shalihah adalah harta karun yang amat berharga dan termahal bagi seorang lelaki bertakwa. Bagi seorang suami, istri shalihah merupakan permata hidupnya yang tak ternilai dan “bukan permata biasa”.
Suatu hari datanglah seorang lelaki untuk meminangnya, konon ia termasuk lelaki yang taat dalam beribadah. Setelah shalat istiharah akhirnya ia menerima pinangan tersebut. Sebagaimana adat
kebiasaan setempat, upacara pernikahan dimulai pukul dua belas malam hingga adzan subuh. Namun wanita itu justru meminta selesai akad nikah jam dua belas tepat, ia harus berada di rumah suaminya. Hanya ibunya yang mengetahui rahasia itu. Semua orang ta’jub. Pihak keluarganya sendiri berusaha membujuk wanita itu agar merubah pendiriannya, namun wanita itu tetap pada keinginannya, bahkan ia bersikeras akan membatalkan pernikahan tersebut jika persyaratannya ditolak. Akhirnya walau dengan bersungut pihak keluarga pria menyetujui permintaan sang gadis.
Waktu terus berlalu, tibalah saat yang dinantikan oleh kedua mempelai. Saat yang penuh arti dan mendebarkan bagi siapapun yang akan memulai hidup baru. Saat itu pukul sembilan malam. Doa ‘Barakallahu laka wa baaraka alaika wa jama’a bainakuma fii khairin’ mengalir dari para undangan buat sepasang pengantin baru. Pengantin wanita terlihat begitu cantik. Saat sang suami menemui terpancarlah cahaya dan sinar wudhu dari wajahnya. Duhai wanita yang lebih cantik dari rembulan, sungguh beruntung wahai engkau lelaki, mendapatkan seorang istri yang demikian suci, beriman dan shalihah.
Jam mulai mendekati angka dua belas, sesuai perjanjian saat sang suami akan membawa istri ke rumahnya. Sang suami memegang tangan istrinya sambil berkendara, diiringi ragam perasaan yang bercampur baur menuju rumah baru harapan mereka. Terutama harapan sang istri untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah.
Setibanya disana, sang istri meminta ijin suaminya untuk memasuki kamar mereka. Kamar yang ia rindukan untuk membangung mimpi-mimpinya. Dimana di kamar itu ibadah akan ditegakkan dan menjadi tempat dimana ia dan suaminya melaksanakan shalat dan ibadah secara bersama-sama. Pandangannya menyisir seluruh ruangan. Tersenyum diiringi pandangan sang suami mengawasi dirinya.
Senyumnya seketika memudar, hatinya begitu tercekat, bola matanya yang bening tertumbuk pada sebatang mandolin yang tergeletak di sudut kamar. Wanita itu nyaris tak percaya. Ini nyatakah atau hanya fatamorgana? Ya Allah, itu nyanyian? Oh bukan, itu adalah alat musik. Pikirannya tiba-tiba menjadi kacau. Bagaimanakah sesungguhnya kebenaran ucapan orang tentang lelaki yang kini telah menjadi suaminya. Oh…segala angan-angannya menjadi hampa, sungguh ia amat terluka. Hampir saja air matanya tumpah. Ia berulang kali mengucap istighfar, Alhamdulillah ‘ala kulli halin. “Ya bagaimanapun yang dihadapi alhamdulillah. Hanya Allah yang Maha Mengetahui segala kegaiban.”
Ia menatap suaminya dengan wajah merah karena rasa malu dan sedih, serta setumpuk rasa kekhawatiran menyelubung. “Ya Allah, aku harus kuat dan tabah, sikap baik kepada suami adalah jalan hidupku.” Kata wanita itu lirih di lubuk hatinya. Wanita itu berharap, Allah akan memberikan hidayah kepada suaminya melalui tangannya.
Mereka mulai terlibat perbincangan, meski masih dibaluti rasa enggan, malu bercampur bahagia. Waktu terus berlalu hingga malam hampir habis. Sang suami bak tersihir oleh pesona kecantikan sang istri. Ia bergumam dalam hati, “Saat ia sudah berganti pakaian, sungguh kecantikannya semakin berkilau. Tak pernah kubayangkan ada wanita secantik ini di dunia ini.” Saat tiba sepertiga malam terakhir, Allah ta’ala mengirimkan rasa kantuk pada suaminya. Dia tak mampu lagi bertahan, akhirnya ia pun tertidur lelap. Hembusan nafasnya begitu teratur. Sang istri segera menyelimutinya dengan selimut tebal, lalu mengecup keningnya dengan lembut. Setelah itu ia segera terdorong rasa rindu kepada mushalla-nya dan bergegas menuju tempat ibadahnya dengan hati melayang.
Sang suami menuturkan, “Entah kenapa aku begitu mengantuk, padahal sebelumnya aku betul-betul ingin begadang. Belum pernah aku tertidur sepulas ini. Sampai akhirnya aku mendapati istriku tidak lagi disampingku. Aku bangkit dengan mata masih mengantuk untuk mencari istriku. Mungkin ia malu sehingga memilih tidur di kamar lain. Aku segera membuka pintu kamar sebelah. Gelap, sepi tak ada suara sama sekali. Aku berjalan perlahan khawatir membangunkannya. Kulihat wajah bersinar di tengah kegelapan, keindahan yang ajaib dan menggetarkan jiwaku. Bukan keindahan fisik, karena ia tengah berada di peraduan ibadahnya. Ya Allah, sungguh ia tidak meninggalkan shalat malamnya termasuk di malam pengantin. Kupertajam penglihatanku. Ia rukuk, sujud dan membaca ayat-ayat panjang. Ia rukuk dan sujud lama sekali. Ia berdiri di hadapan Rabbnya dengan kedua tangan terangkat. Sungguh pemandangan terindah yang pernah kusaksikan. Ia amat cantik dalam kekhusyu’annya, lebih cantik dari saat memakai pakaian pengantin dan pakaian tidurnya. Sungguh kini aku betul-betul mencintainya, dengan seluruh jiwa ragaku.”
Seusai shalat ia memandang ke arah suaminya. Tangannya dengan lembut memegang tangan suaminya dan membelai rambutnya. Masya Allah, subhanallah, sungguh luar biasa wanita ini. Kecintaannya pada sang suami, tak menghilangkan kecintaannya kepada kekasih pertamanya, yakni ibadah. Ya, ibadah kepada Allah, Rabb yang menjadi kekasihnya. Hingga bulan kedepan wanita itu terus melakukan kebiasaannya, sementara sang suami menghabiskan malam-malamnya dengan begadang, memainkan alat-alat musik yang tak ubahnya begadang dan bersenang-senang. Ia membuka pintu dengan perlahan dan mendengar bacaan Al-Qur’an yang demikian syahdu menggugah hati. Dengan perlahan dan hati-hati ia memasuki kamar sebelah. Gelap dan sunyi, ia pertajam penglihatannya dan melihat istrinya tengah berdoa. Ia mendekatinya dengan lembut tapi cepat. Angin sepoi-sepoi membelai wajah sang istri. Ya Allah, perasaan laki-laki itu bagai terguyur. Apalagi saat mendengar istrinya berdoa sambil menangis. Curahan air matanya bagaikan butiran mutiara yang menghiasi wajah cantiknya.
Tubuh lelaki itu bergetar hebat, kemana selama ini ia pergi, meninggalkan istri yang penuh cinta kasih? Sungguh jauh berbeda dengan istrinya, antara jiwa yang bergelimang dosa dengan jiwa gemerlap di taman kenikmatan, di hadapan Rabbnya.
Lelaki itu menangis, air matanya tak mampu tertahan. Sesaat kemudian adzan subuh. Lelaki itu memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini, ia lantas menunaikan shalat subuh dengan kehusyuan yang belum pernah dilakukan seumur hidupnya.
Inilah buah dari doa wanita shalihah yang selalu memohonkan kebaikan untuk sang suami, sang pendamping hidup.
Beberapa tahun kemudian, segala wujud pertobatan lelaki itu mengalir dalam bentuk ceramah, khutbah, dan nasihat yang tersampaikan oleh lisannya. Ya lelaki itu kini telah menjadi da’i besar di kota Madinah. Memang benar, wanita shalihah adalah harta karun yang amat berharga dan termahal bagi seorang lelaki bertakwa. Bagi seorang suami, istri shalihah merupakan permata hidupnya yang tak ternilai dan “bukan permata biasa”.
Ikhwan Lugu & Akhwat Berjilbab Biru
ni cerita cinta seorang ikhwan yang masih lugu…
Baru aktif ngaji beberapa pekan yang lalu..
Disebuah ta’lim dia bertemu dengan seorang akhwat berjilbab biru..
Hati sang ikhwan langsung berdesir tak menentu..
Pulang ke kos langsung merenungkan kejadian itu…
Ah…dia pun bertanya pada diri sambil tangannya menopang dagu..
Apakah yang sedang terjadi denganku?
Mengapa bayang sang akhwat tak jua mau berlalu?
Di tempat lain sang akhwat pun ternyata begitu…
Tiba-tiba dia merasakan sesuatu..
Setelah pertemuan tak sengaja dengan seorang ikhwan di ta’lim sore itu…
Seketika ada suara hati yang menyeru…
Duhai ukhti…kau sedang jatuh cinta, ayo ngaku!!
Kedua aktivis ini pun kembali bertemu..
Dengan hati-hati si ikhwan menghampiri sembari menyerahkan sesuatu..
Ohh…ternyata itu adalah surat bersampul abu-abu…
Si akhwat pun menerima dengan hati ragu…
Pulang ke kost si akhwat langsung membuka surat itu dengan rasa yang menggebu..
Seketika wajahnya merah tersipu…
Si ikhwan ternyata mengungkapkan cinta langsung tanpa bumbu rayu…
Sang akhwat hanya bisa terpaku…
Beberapa hari pun berlalu…
Si ikhwan telah gelisah menunggu..
Menanti jawaban dari sang akhwat yang telah begitu ia rindu…
Akhirnya pujaan hatinya datang dengan wajah sendu…
Sejenak pandangan mereka beradu…
Namun sesegera mungkin si akhwat menunduk kaku…
Perasaan mereka pun bercampur aduk jadi satu…
Dengan lirih sang akhwat mengaku..
Dia pun telah memiliki rasa pada ikhwan itu…
Namun…tiba-tiba nuraninya segera menyeru…
Hentikan! Tak tahukah kau bahwa rasa itu adalah godaan bagimu?
Tidakkah kau sadar bahwa kau telah membuat Rabb-mu cemburu?
Hingga akhirnya sang akhwat terduduk lesu…
Maafkan aku ya akhi..aku tak bisa menerima cintamu…
Setidaknya untuk saat ini aku belum siap untuk itu…
Sang ikhwan pun hanya bisa menerima dengan diam membisu..
Ya…dia sadar bahwa apa yang dilakukannya telah keliru…
Akhirnya mereka pun berpisah dan menjadikan itu sebagai cerita semu…
Namun indah karena mereka telah saling menjaga untuk cinta yang satu…
Cinta Allah…cinta yang maha sempurna itu…
Di lokasi lain…sesosok makhluk hanya bisa termangu sembari menggerutu..
Ohh..ternyata dia syaitan si makhluk pengganggu..
Uh…usahaku kenapa sih gagal melulu?? Kata syaitan sambil berlalu…
Malaikat yang ada disampingnya hanya bisa tersenyum haru…
Sembari berkata pada syaitan : KASIAN DEH LU !!
Baru aktif ngaji beberapa pekan yang lalu..
Disebuah ta’lim dia bertemu dengan seorang akhwat berjilbab biru..
Hati sang ikhwan langsung berdesir tak menentu..
Pulang ke kos langsung merenungkan kejadian itu…
Ah…dia pun bertanya pada diri sambil tangannya menopang dagu..
Apakah yang sedang terjadi denganku?
Mengapa bayang sang akhwat tak jua mau berlalu?
Di tempat lain sang akhwat pun ternyata begitu…
Tiba-tiba dia merasakan sesuatu..
Setelah pertemuan tak sengaja dengan seorang ikhwan di ta’lim sore itu…
Seketika ada suara hati yang menyeru…
Duhai ukhti…kau sedang jatuh cinta, ayo ngaku!!
Kedua aktivis ini pun kembali bertemu..
Dengan hati-hati si ikhwan menghampiri sembari menyerahkan sesuatu..
Ohh…ternyata itu adalah surat bersampul abu-abu…
Si akhwat pun menerima dengan hati ragu…
Pulang ke kost si akhwat langsung membuka surat itu dengan rasa yang menggebu..
Seketika wajahnya merah tersipu…
Si ikhwan ternyata mengungkapkan cinta langsung tanpa bumbu rayu…
Sang akhwat hanya bisa terpaku…
Beberapa hari pun berlalu…
Si ikhwan telah gelisah menunggu..
Menanti jawaban dari sang akhwat yang telah begitu ia rindu…
Akhirnya pujaan hatinya datang dengan wajah sendu…
Sejenak pandangan mereka beradu…
Namun sesegera mungkin si akhwat menunduk kaku…
Perasaan mereka pun bercampur aduk jadi satu…
Dengan lirih sang akhwat mengaku..
Dia pun telah memiliki rasa pada ikhwan itu…
Namun…tiba-tiba nuraninya segera menyeru…
Hentikan! Tak tahukah kau bahwa rasa itu adalah godaan bagimu?
Tidakkah kau sadar bahwa kau telah membuat Rabb-mu cemburu?
Hingga akhirnya sang akhwat terduduk lesu…
Maafkan aku ya akhi..aku tak bisa menerima cintamu…
Setidaknya untuk saat ini aku belum siap untuk itu…
Sang ikhwan pun hanya bisa menerima dengan diam membisu..
Ya…dia sadar bahwa apa yang dilakukannya telah keliru…
Akhirnya mereka pun berpisah dan menjadikan itu sebagai cerita semu…
Namun indah karena mereka telah saling menjaga untuk cinta yang satu…
Cinta Allah…cinta yang maha sempurna itu…
Di lokasi lain…sesosok makhluk hanya bisa termangu sembari menggerutu..
Ohh..ternyata dia syaitan si makhluk pengganggu..
Uh…usahaku kenapa sih gagal melulu?? Kata syaitan sambil berlalu…
Malaikat yang ada disampingnya hanya bisa tersenyum haru…
Sembari berkata pada syaitan : KASIAN DEH LU !!
KEJINYA ABORSI
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarahkatuh
Pada kehamilan muda,dimana usia janin masih sangat kecil,aborsi dilakukan dengan cara menggunakan
Pada kehamilan muda,dimana usia janin masih sangat kecil,aborsi dilakukan dengan cara menggunakan
alat penghis
ap (suction).Sang anak yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan.Saat dikeluarkan,dapat dilihat cairan merah berupa gumpalan-gumpalan darah dari janin yang baru dibunuh tersebut.
Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan)
Pada tahap ini,dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu, bagian-bagian tubuhnya mulai terbentuk.Aborsi dilakukan dengan cara menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong dengan menggunakan dengan semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus).
Anak dalam kandungan itu diraih dengan menggunakan tang tersebut,dengan cara menusuk bagian manapun yang bisa tercapai.Bisa lambung,pinggang,bahu atau leher.Kemudian setelah ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya.Tulang-tulangnya di remukkan dan seluruh bagian tubuhnya disobek-sobek menjadi bagian kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan.
Dalam klinik aborsi,bisa dilihat potongan-potongan bayi yang dihancurkan ini. Ada potongan tangan, potongan kaki,potongan kepala dan bagian-bagian tubuh lain yang mungil.Anak tak berdosa yang masih sedemikian kecil telah dibunuh dengan cara yang paling mengerikan.
Aborsi pada kehamilan lanjutan (3 sd 6 bulan)
Pada tahap ini,bayi sudah semakin besar dan bagian-bagian tubuhnya sudah terlihat jelas.Jantungnya sudah berdetak,tangannya sudah bisa menggenggam.Tubuhnya sudah bisa merasakan sakit,karena jaringan syarafnya sudah terbentuk dengan baik.
Aborsi dilakukan dengan terlebih dahulu membunuh bayi ini sebelum dikeluarkan.Pertama,diberikan suntikan maut (saline) yang langsung dimasukkan kedalam ketuban bayi.Cairan ini akan membakar kulit bayi tersebut secara perlahan-lahan,menyesakkan pernafasannya dan akhirnya setelah menderita selama berjam-jam sampai satu hari bayi itu akhirnya meninggal.Selama proses ini dilakukan,bayi akan berontak,mencoba berteriak dan jantungnya berdetak keras.Aborsi bukan saja merupakan pembunuhan,tetapi pembunuhan secara amat keji.Setiap wanita harus sadar mengenai hal ini.
Aborsi pada kehamilan besar (6 sampai 9 bulan)
Pada tahap ini,bayi sudah sangat jelas terbentuk.Wajahnya sudah kelihatan,termasuk mata,hidung, bibir dan telinganya yang mungil. Jari-jarinya juga sudah menjadi lebih jelas dan otaknya sudah berfungsi baik.Untuk kasus seperti ini,proses aborsi dilakukan dengan cara mengeluarkan bayi tersebut hidup-hidup,kemudian dibunuh.
Biasanya langsung dilemparkan ke tempat sampah,ditenggelamkan kedalam air atau dipukul kepalanya hingga pecah.Sehingga tangisannya berhenti dan pekerjaan aborsi itu selesai.Selesai dengan tuntas,hanya saja darah bayi itu yang akan mengingatkan orang-orang yang terlibat didalam aborsi ini bahwa pembunuhan keji telah terjadi.
TAHUKAH ANDA …
Semua proses ini seringkali tidak disadari oleh para wanita calon ibu yang melakukan aborsi.Mereka merasa bahwa aborsi itu cepat dan tidak sakit,mereka tidak sadar karena dibawah pengaruh obat bius. Namun bagi bayi,itu adalah proses yang sangat mengerikan,menyakitkan dan benar-benar tidak manusiawi. Kematian bayi yang tidak berdosa itu tidak disaksikan oleh sang calon ibu.Seorang wanita yang kelak menjadi ibu yang seharusnya memeluk dan menggendong bayinya, namun ia telah menjadi algojo bagi anaknya sendiri.
ap (suction).Sang anak yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan.Saat dikeluarkan,dapat dilihat cairan merah berupa gumpalan-gumpalan darah dari janin yang baru dibunuh tersebut.
Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan)
Pada tahap ini,dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu, bagian-bagian tubuhnya mulai terbentuk.Aborsi dilakukan dengan cara menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong dengan menggunakan dengan semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus).
Anak dalam kandungan itu diraih dengan menggunakan tang tersebut,dengan cara menusuk bagian manapun yang bisa tercapai.Bisa lambung,pinggang,bahu atau leher.Kemudian setelah ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya.Tulang-tulangnya di remukkan dan seluruh bagian tubuhnya disobek-sobek menjadi bagian kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan.
Dalam klinik aborsi,bisa dilihat potongan-potongan bayi yang dihancurkan ini. Ada potongan tangan, potongan kaki,potongan kepala dan bagian-bagian tubuh lain yang mungil.Anak tak berdosa yang masih sedemikian kecil telah dibunuh dengan cara yang paling mengerikan.
Aborsi pada kehamilan lanjutan (3 sd 6 bulan)
Pada tahap ini,bayi sudah semakin besar dan bagian-bagian tubuhnya sudah terlihat jelas.Jantungnya sudah berdetak,tangannya sudah bisa menggenggam.Tubuhnya sudah bisa merasakan sakit,karena jaringan syarafnya sudah terbentuk dengan baik.
Aborsi dilakukan dengan terlebih dahulu membunuh bayi ini sebelum dikeluarkan.Pertama,diberikan suntikan maut (saline) yang langsung dimasukkan kedalam ketuban bayi.Cairan ini akan membakar kulit bayi tersebut secara perlahan-lahan,menyesakkan pernafasannya dan akhirnya setelah menderita selama berjam-jam sampai satu hari bayi itu akhirnya meninggal.Selama proses ini dilakukan,bayi akan berontak,mencoba berteriak dan jantungnya berdetak keras.Aborsi bukan saja merupakan pembunuhan,tetapi pembunuhan secara amat keji.Setiap wanita harus sadar mengenai hal ini.
Aborsi pada kehamilan besar (6 sampai 9 bulan)
Pada tahap ini,bayi sudah sangat jelas terbentuk.Wajahnya sudah kelihatan,termasuk mata,hidung, bibir dan telinganya yang mungil. Jari-jarinya juga sudah menjadi lebih jelas dan otaknya sudah berfungsi baik.Untuk kasus seperti ini,proses aborsi dilakukan dengan cara mengeluarkan bayi tersebut hidup-hidup,kemudian dibunuh.
Biasanya langsung dilemparkan ke tempat sampah,ditenggelamkan kedalam air atau dipukul kepalanya hingga pecah.Sehingga tangisannya berhenti dan pekerjaan aborsi itu selesai.Selesai dengan tuntas,hanya saja darah bayi itu yang akan mengingatkan orang-orang yang terlibat didalam aborsi ini bahwa pembunuhan keji telah terjadi.
TAHUKAH ANDA …
Semua proses ini seringkali tidak disadari oleh para wanita calon ibu yang melakukan aborsi.Mereka merasa bahwa aborsi itu cepat dan tidak sakit,mereka tidak sadar karena dibawah pengaruh obat bius. Namun bagi bayi,itu adalah proses yang sangat mengerikan,menyakitkan dan benar-benar tidak manusiawi. Kematian bayi yang tidak berdosa itu tidak disaksikan oleh sang calon ibu.Seorang wanita yang kelak menjadi ibu yang seharusnya memeluk dan menggendong bayinya, namun ia telah menjadi algojo bagi anaknya sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)






